Jumat, 15 Juni 2018

Anak Benua India


Begitu banyak tragedi perpecahan bangsa yang terjadi di sekeliling kita. Salah satu nya yang terpecah adalah adalah negara yang ada di Asia Selatan. Kita ketahui di Asia Selatan terdapat 3 negara yang sangat kita kenal yaitu India, Pakistan dan Bangladesh.

Ketika dibawah jajahan bangsa inggris negara tersebut berada pada satu kesatuan wilayah yang dinamai dengan India. Namun berselangnya waktu terpecahlah  menjadi dua wilayah yaitu India dan Pakistan.

Perpecahan antara india dan pakistan dilatar belakangi oleh agama, India yang berpaham Hindu dan Pakistan yang berpaham Islam. Dan tahukan saudara semua, sampai saat ini dua negara tersebut tak kunjung berdamai satu sama lain. Saling menebar kebencian, permusuhan dan perang sesama mereka.

Tak berhenti disitu saja, setelah pecahnya India dan Pakistan. Perpecahan terjadi kembali antara Pakistan dan Bangladesh karena faktor perbedaan suku semata. Pakistan yang dihuni oleh suku Pastun, Punjab, dll, sedangkan bangladesh dihuni oleh suku Bengali.

Begitu mirisnya melihat perpecahan yang terjadi pada 3 negara tersebut. Karena faktor perbedaan agama dan suku mereka terpecah. Tidak kah kita pahami bersama perbedaan diantara kita baik itu dari segi agama, suku, bahasa dll, adalah anugrah yang mestinya kita syukuri bersama.

Apalah rasanya bila hidup ini hanya warna putih saja yang kita lihat, tentu mata akan bosan ujungnya. Apalah rasanya hanya rasa manis yang bisa dikecap oleh lidah kita tentunya rasa hambar yang kita rasakan. 

Kita berbeda tentu disana ada peluang untuk saling berselisih, tapi perselisihan tentunya adalah ujian untuk mendewasakan diri dan pola pikir agar bisa menerima perbedaan dan ragam tersebut. Tidak perpecahan yang kita harapkan.

Semoga bangsa kita ini yang keberagaman nya melebihi 3 negara tersebut, dengan beragam bahasa, suku dan agama, tidak tercerai berai satu sama lain. 

Save Indonesia!!
  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 Denda Berlipat *5 angsuran. Patutkah??? Selamat malam pembaca semua. Ceritanya malam ini mencoba memaksakan kembali diri untuk menulis ap...